// Backstory—001
PENGANTAR
WARGANTARA
Kategori: Lore Inti · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Ada yang menyebut mereka nekat. Ada yang menyebut mereka bodoh. Sebagian kecil—mereka yang sudah cukup lama hidup di antara dua dunia—mungkin akan menyebutnya sebagai sesuatu yang tak terhindarkan.

Wargantara adalah sebutan bagi makhluk astral yang memilih untuk hidup di dunia manusia secara permanen atau semi-permanen. Definisi lengkap, asal-usul istilah, serta kondisi dan konsekuensi menjadi Wargantara tercantum di bagian Ras Umum.

Asal Mula

Makhluk astral—atau dalam bahasa Arab disebut gaib, yang berarti tersembunyi—adalah entitas yang keberadaannya mendahului manusia. Banyak di antara mereka tercipta jauh sebelum Adam dan Hawa disebut dalam catatan penciptaan. Mereka hidup dalam lapisan realitas yang berbeda, tunduk pada hukum yang berbeda, dan pada dasarnya tidak dirancang untuk bersinggungan dengan dunia manusia secara langsung—kecuali mereka yang memang dikirim untuk tujuan tertentu, seperti para malaikat yang mengemban misi dari Sang Pencipta.

Namun keberadaan manusia—makhluk yang digadang-gadang sebagai ciptaan paling sempurna—menciptakan sesuatu yang tidak pernah benar-benar bisa diabaikan: rasa penasaran. Dan dari rasa penasaran itu lahir keinginan. Dan dari keinginan itu lahir keberanian—atau, bergantung pada sudut pandang, keputusasaan.

Oknum-oknum pertama yang mencoba menampakkan diri di dunia manusia melakukannya tanpa jaminan apapun. Tidak ada panduan, tidak ada kontrak, tidak ada sistem yang menjamin keselamatan mereka. Yang ada hanya risiko: terkikisnya eksistensi, terkurasnya energi, atau dalam kasus yang paling ekstrem—kehilangan diri sepenuhnya demi sesuatu yang bahkan tidak menjanjikan imbalan apapun. Mereka tetap melakukannya.

Mengapa Crossing?

Tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua. Sebagian datang karena iri—melihat manusia dengan segala keterbatasannya, namun tetap mendapat tempat di dunia yang terasa lebih nyata, lebih hidup. Sebagian datang karena penasaran—ingin tahu rasanya memiliki nama yang bisa dipanggil, wajah yang bisa diingat, kehadiran yang bisa dirasakan. Sebagian lagi datang karena alasan yang jauh lebih personal—alasan yang bahkan mereka sendiri tidak selalu mau mengakuinya.

Wargantara Hari Ini

Ribuan tahun telah berlalu sejak crossing pertama yang tercatat. Dunia astral telah berkembang—peraturan telah dibentuk, kontrak telah ditetapkan, dan sistem seperti Astral Realm Authority kini berdiri sebagai badan yang mengawasi pergerakan entitas antara dua dunia.

Wargantara tetaplah kaum minoritas. Jumlah mereka diperkirakan tidak lebih dari satu persen dari total populasi yang ada di dunia manusia—dan bahkan angka itu mungkin terlalu optimis. Kemungkinan untuk berpapasan dengan satu dari mereka tanpa menyadarinya sangat tinggi, mengingat tidak semua manusia memiliki ketajaman indera yang cukup untuk mendeteksi keberadaan makhluk dari sisi gaib.

Namun mereka yang hidup di era ini jauh lebih siap. Teknologi dunia astral yang berkembang signifikan membuat adaptasi menjadi lebih mudah, dan kehadiran mereka di dunia manusia semakin sulit dibedakan. Wargantara hari ini ada di mana-mana: di belakang meja rapat sebagai CEO, di balik mikrofon sebagai penyiar, di tengah keramaian sebagai orang biasa yang tidak ingin terlalu diperhatikan. Dan yang paling umum dari semuanya—di balik layar, dengan jutaan mata menatap, sebagai content creator.

Mereka ada. Mereka tinggal. Dan sebagian besar dari kita tidak pernah menyadarinya.

Catatan Arsiparis

Dokumen ini disusun sebagai titik masuk bagi siapapun yang baru mengenal catatan ini. Beberapa detail telah disesuaikan untuk konsumsi umum. Untuk informasi yang tidak tercantum di sini—mungkin memang tidak seharusnya tercantum.

// Dunia—002
DUNIA
MANUSIA
Kategori: World-Building · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Dunia manusia tidak istimewa—setidaknya, begitulah yang sering dikatakan oleh mereka yang belum pernah benar-benar tinggal di dalamnya. Dari lapisan realitas yang berbeda, ia tampak terlalu berisik, terlalu sementara, terlalu penuh keterbatasan. Gravitasi yang mengikat. Waktu yang berjalan hanya ke satu arah. Tubuh yang aus sebelum sempat melakukan semua yang ingin dilakukan.

Dan tetap saja, ribuan dari mereka memilih untuk datang ke sini—karena ada sesuatu di dunia manusia yang tidak bisa ditiru oleh lapisan realitas manapun.

Hukum yang Mengikat

Dunia manusia berjalan di atas fondasi yang tidak bisa ditawar: sebab dan akibat. Ruang dan waktu bergerak linear. Materi tidak bisa berada di dua tempat sekaligus. Energi tidak muncul dari kehampaan. Bagi entitas astral yang terbiasa dengan lapisan realitas yang lebih fleksibel, adaptasi terhadap hukum-hukum ini adalah salah satu tantangan terbesar dari proses crossing—sekaligus daya tariknya. Ada sesuatu yang terasa nyata di dunia yang punya batas. Rasa sakit yang benar-benar sakit. Kebahagiaan yang bermakna karena ada kontrasnya.

Dunia manusia adalah satu-satunya tempat di mana waktu benar-benar bergerak—musim berganti, wajah menua, kota-kota tumbuh dan runtuh. Bagi entitas yang terbiasa dengan stagnansi dunia astral, ritme perubahan ini bisa terasa seperti sesuatu yang hidup. Mengancam, sekaligus menggoda.

Tentang Manusia Sendiri

Makhluk yang satu ini menarik perhatian bukan karena kemampuan mereka—melainkan karena ketidaksesuaian antara keterbatasan mereka dan apa yang tetap mereka coba capai. Umur pendek. Tubuh yang rapuh. Ingatan yang tidak sempurna. Dan meski begitu, mereka membangun peradaban, menulis sejarah, jatuh cinta, kehilangan, dan memulai lagi dari nol.

Dari sudut pandang dunia astral, manusia adalah paradoks berjalan. Mereka digadang-gadang sebagai ciptaan paling sempurna—tapi terlihat jauh dari sempurna di hampir setiap aspek teknis. Makhluk astral yang lebih tua sering mendebat hal ini. Mereka yang lebih bijak biasanya memilih diam, karena sudah cukup lama mengamati untuk tahu bahwa "sempurna" mungkin bukan kata yang dimaksudkan dalam pengertian yang sama.

Yang jelas: tidak ada makhluk lain yang punya amanah yang sama. Tidak ada yang diberi tanggung jawab setara. Dan tidak ada yang, dengan segala keterbatasannya, tetap dianggap cukup layak untuk menyandang beban itu.

Teknologi & Keseharian

Peradaban manusia berkembang dengan kecepatan yang bahkan mengejutkan makhluk-makhluk yang sudah ada jauh lebih lama dari mereka. Dari yang awalnya hanya api dan batu, dalam rentang waktu yang—dari perspektif astral—tidak lebih dari sekejap mata, kini menjadi jaringan global, kecerdasan buatan, dan kota-kota yang tidak pernah benar-benar tidur. Percepatan ini tidak lepas dari perhatian dunia astral. Sebagian mengagumi. Sebagian khawatir. Sebagian lagi memandangnya dengan rasa iri yang tidak mau diakui secara terbuka.

Yang paling menarik perhatian entitas astral bukan teknologinya sendiri, melainkan cara manusia menggunakannya: untuk terhubung, untuk dikenal, untuk meninggalkan jejak di dunia yang tidak menjamin mereka akan diingat. Internet, media sosial, konten—semua itu adalah cara manusia berteriak ke semesta bahwa mereka ada. Dan bagi makhluk yang sudah eksis selama ribuan tahun tanpa pernah perlu membuktikannya, ada sesuatu yang sangat manusiawi—dan sangat menggerakkan—dari kebutuhan itu.

Entitas astral yang sudah lama menetap di dunia manusia pada akhirnya ikut terserap dalam ritme ini. Mereka punya jadwal, punya tagihan, punya algoritma yang perlu diikuti. Beberapa di antaranya sudah sangat mahir menavigasi sistem-sistem ini. Beberapa lagi masih bingung kenapa konten mereka tidak mendapat traksi padahal sudah posting jam tiga pagi.

Yang Tidak Dilihat Manusia

Dunia manusia tidak pernah benar-benar tertutup dari sisi astral. Ada titik-titik di mana lapisan antara dua dunia menipis—karena usia lokasi, peristiwa yang pernah terjadi di sana, atau alasan yang bahkan ARA belum sepenuhnya berhasil dokumentasikan. Manusia yang tinggal di dekatnya kadang merasakannya tanpa memahaminya: ketidaknyamanan yang tidak jelas sumbernya, mimpi yang terlalu koheren, perasaan diawasi di ruangan kosong. Mereka yang bisa melihat lebih dari itu biasanya memilih untuk tidak membicarakannya.

Wargantara di Antara Manusia

Wargantara hidup dalam kondisi eksistensi ganda—hadir secara fisik di dunia manusia, tapi akar keberadaan mereka tetap terhubung ke sisi astral. Adaptasi mereka bervariasi: ada yang sudah hafal luar kepala cara berbicara dan bercanda yang terasa natural, ada yang masih bereaksi dengan cara yang sedikit tidak pas terhadap hal yang harusnya biasa. Manusia biasanya tidak memperhatikan. Mungkin orang ini introvert, begitu yang terlintas—tidak tahu betapa presisinya asumsi itu, hanya untuk alasan yang berbeda.

Sebagian besar memilih untuk tidak mengungkap identitas mereka—bukan karena takut, tapi karena penjelasannya terlalu panjang untuk hari Selasa biasa di tengah makan siang. Lebih mudah untuk cukup ada.

Catatan Arsiparis

Lokasi-lokasi spesifik di mana lapisan antara dua dunia menipis tidak dicantumkan di sini. Bukan karena tidak ada—tapi karena beberapa informasi lebih aman tetap tidak tertulis. Siapapun yang membutuhkan daftar itu kemungkinan sudah tahu cara menemukannya sendiri. Siapapun yang belum tahu kemungkinan belum siap untuk mengetahuinya.

// Dunia—003
DUNIA
ASTRAL
Kategori: World-Building · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Lingkungan astral—alam gaib, alam spiritual, atau apapun yang mau disebutkan—adalah bagian dari dimensi yang digaibkan oleh Pencipta. Dimensi ini menyalin banyak bentuk yang ada di alam semesta dengan berbagai pengubahan: bukan salinan persis, bukan juga sesuatu yang sepenuhnya asing.

Dalam kesehariannya, kehidupan makhluk astral tidak terlalu jauh berbeda dari manusia. Hanya saja ada beberapa hal yang benar-benar membedakan mereka—mulai dari bagaimana teritori bekerja, teknologi yang mereka gunakan, hingga cara mereka memandang dunia di sekitarnya.

Teritori

Secara struktur geologi, dunia astral mengikuti tata letak bumi—tapi isi permukaannya bisa sangat berbeda. Gedung pencakar langit digantikan prasasti tua dan reruntuhan kerajaan. Hutan-hutan yang sepi dihuni oleh ras-ras yang tidak mau diganggu. Dan di beberapa tempat, waktu terasa berjalan dengan cara yang berbeda.

Teritori di dunia astral terbagi dalam beberapa pola:

Pola 01
Kerajaan-Kerajaan
Kawasan yang dikuasai satu kerajaan dengan satu kebudayaan dominan, mencerminkan era kejayaan mereka masing-masing. Jangan heran menemukan kawasan super primitif bersebelahan dengan kawasan yang jauh lebih modern. Mereka menjunjung tinggi budaya mereka sendiri dan cenderung tidak suka diganggu.
Pola 02
Perkumpulan Ras
Kawasan yang terbentuk atas pengelompokan ras tertentu: para peri identik dengan hutan, merman dan mermaid menguasai beberapa petak kilometer lautan hingga ke pantai-pantainya, dan seterusnya. Ini pola paling umum ditemukan di kawasan yang strukturnya menyerupai dunia manusia.
Pola 03
Kelompok Bebas
Kawasan tanpa teritori besar, tapi berlaku sistem kelompok-kelompok kecil yang masing-masing diketuai satu atau dua makhluk. Biasanya golongan makhluk halus yang suka menghampiri dunia manusia dan bersekongkol untuk menetap di tempat-tempat tertentu di sana.
Pola 04
Luar Bumi
Beberapa entitas memilih untuk tidak menetap di bumi sama sekali. Mereka membentuk peraturan sendiri dan tinggal di planet-planet atau benda langit lain: Sirius A, Merkurius, Venus, Bulan, Matahari. Ingat—ini dunia astral. Apapun yang terasa logis belum tentu berlaku di sini.

Kebanyakan dari mereka memilih hidup masing-masing karena sudah terlalu lama. Tapi bukan berarti tidak ada gesekan—konflik antar kerajaan, antar planet, antar ras, masih terjadi. Kadang karena alasan yang serius. Kadang hanya karena bosan.

Teknologi

Teknologi mereka bisa sangat maju—ponsel, alat teleportasi, kendaraan yang menempuh jarak antar kota dalam hitungan menit. Banyak makhluk astral yang hidup seperti manusia biasa, bahkan memiliki akun media sosial dengan identitas yang menyamar. Tapi bisa juga sebaliknya: kawasan yang sangat terbelakang karena budaya yang dianut menolak modernisasi sepenuhnya. Semuanya kembali ke di mana mereka menetap dan berkembang.

Perwujudan

Wujud mereka bervariasi dari yang paling sederhana hingga yang paling sulit dibayangkan—bola arwah, makhluk monstrous, hewan-hewan mitologi, sosok yang begitu abstrak sampai terasa lebih seperti konsep daripada makhluk. Semua yang manusia anggap dongeng, semua yang hanya dikenal lewat cerita-cerita lama, memang benar-benar ada. Rekam jejak mereka sengaja ditinggalkan untuk ditemukan, ditelaah, dan dijadikan bahan cerita—meski versi yang sampai ke manusia tidak selalu akurat.

Kegiatan & Keseharian

Seperti manusia, mereka ditugaskan untuk menyembah Tuhan—dan seperti manusia pula, ada yang taat dan ada yang membangkang. Di luar itu, kehidupan mereka tidak terlalu berbeda: bekerja, menikah, bersekolah, punya anak, bertengkar dengan tetangga. Cukup familiar, kalau dipikir-pikir.

IQ & EQ

Kepintaran mereka bisa sangat ekstrem ke dua arah—ada yang luar biasa cerdas, ada yang sebaliknya. Banyak yang bersekolah, bahkan berkelana dari satu tempat ke tempat lain untuk menimba ilmu. Tapi untuk EQ, tidak semuanya bisa diajak bicara dengan nyaman. Emosi mereka lebih menonjol, dan mereka tidak berpikir dengan cara yang serumit manusia karena memang diciptakan lebih sederhana.

Pengecualian ada pada arwah yang pernah hidup sebagai manusia—mereka yang dekat dengan dunia manusia dan mempelajari gerak-geriknya bisa terlihat sangat natural, hampir tidak bisa dibedakan. Hanya satu yang tidak bisa mereka miliki: badan fisik.

Catatan Arsiparis

Untuk musim: tidak terlalu berpengaruh di dunia astral. Semuanya cenderung stagnan—tidak ada perubahan iklim berarti. Stabilitas yang terdengar nyaman, sampai kamu menyadari betapa panjangnya waktu yang harus diisi tanpa variasi apapun.

// Dunia—004
BATAS
ANTARA
Kategori: World-Building · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Ada yang menyebutnya veil. Ada yang menyebutnya hijab. Ada yang tidak menyebutnya dengan nama apapun karena sudah lama berhenti mencoba memahaminya secara konseptual—dan memilih untuk hanya tahu cara menyeberanginya.

Batas Antara adalah lapisan pemisah antara dunia manusia dan dunia astral. Bukan tembok. Bukan garis. Lebih tepat disebut sebagai kondisi—sebuah keadaan di mana dua lapisan realitas yang secara fundamental berbeda bisa eksis berdampingan tanpa saling menghancurkan. Ia tidak terlihat. Tidak bisa disentuh. Tapi efeknya terasa oleh siapapun yang cukup sensitif, atau cukup dekat, atau cukup nekat untuk mendekati tepinya.

Dua Cara Melihat Hal yang Sama

Yang menarik tentang Batas Antara adalah bahwa ia sudah diamati dari dua arah yang berbeda—oleh sains dan oleh tradisi keagamaan—dan keduanya sampai pada kesimpulan yang lebih serupa dari yang biasanya diakui oleh masing-masing pihak.

Perspektif Sains

Fisika modern mengakui bahwa realitas yang bisa kita observasi hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan yang ada. Sekitar 27% alam semesta terdiri dari dark matter—materi yang tidak berinteraksi dengan cahaya, tidak bisa dideteksi secara langsung, namun keberadaannya terbukti dari efek gravitasionalnya terhadap materi biasa. Sekitar 68% lagi adalah dark energy yang lebih misterius lagi. Sisanya—hanya 5%—adalah segala sesuatu yang pernah kita lihat, sentuh, dan ukur.

Artinya: 95% dari alam semesta adalah sesuatu yang tidak kita ketahui cara berinteraksinya. Teori string dan fisika kuantum membuka kemungkinan adanya dimensi-dimensi tambahan yang terlipat di dalam struktur ruang-waktu—dimensi yang secara matematis konsisten, tapi tidak bisa diakses oleh materi dan energi biasa. Lapisan-lapisan ini bisa saja eksis bersamaan dengan dunia yang kita tinggali, di koordinat yang sama, hanya berada di frekuensi yang berbeda.

Perspektif Tradisi

Hampir semua tradisi keagamaan besar mengenal konsep pemisah antara dunia yang terlihat dan yang tidak terlihat—meski masing-masing menamakannya berbeda. Ada yang menyebutnya barzakh: ambang, pemisah, sesuatu yang berada di antara dua keadaan yang tidak seharusnya bercampur. Ada yang menggambarkannya sebagai tirai, sebagai langit-langit yang memisahkan lapisan-lapisan ciptaan, sebagai batas antara yang sakral dan yang fana.

Yang konsisten di hampir semua deskripsi ini adalah satu hal: batas itu ada bukan karena kebetulan, tapi karena memang dirancang demikian. Makhluk dari substansi yang berbeda—yang diciptakan dari elemen yang berbeda, yang tunduk pada hukum yang berbeda—tidak bisa sepenuhnya berbagi satu lapisan realitas tanpa ada sesuatu yang memisahkan mereka. Bukan sebagai hukuman. Tapi sebagai arsitektur dasar dari cara segalanya dibuat.

Perbedaan substansi itu bukan sekadar metafor. Ia menjelaskan mengapa interaksi antara dua sisi tidak terjadi secara natural—dan mengapa, ketika terjadi, selalu ada harga yang harus dibayar oleh salah satu atau kedua belah pihak.

Keduanya tidak salah—hanya mendeskripsikan struktur yang sama dari sudut yang berbeda.

Sifat Batas Antara

Batas Antara bukan sesuatu yang statis. Ia berfluktuasi—menipis di tempat-tempat tertentu, menebal di tempat lain, bergeser secara musiman atau dalam respons terhadap konsentrasi energi yang signifikan. Beberapa titik di dunia manusia secara alami lebih tipis dari yang lain: tempat-tempat tua, tempat-tempat yang sudah lama menyaksikan kehidupan dan kematian dan peristiwa yang meninggalkan bekas di lapisan di bawah permukaan.

Dari sisi astral, Batas Antara terasa seperti tekanan—resistansi yang makin terasa semakin mendekati sisi dunia manusia. Dari sisi manusia, ia tidak terasa seperti apapun. Tapi ada di sana, dan selalu ada di sana, jauh sebelum makhluk apapun mencoba menyeberanginya.

Proses Crossing

Crossing adalah tindakan menyeberangi Batas Antara secara sadar—permanen atau semi-permanen. Ini bukan sekadar perpindahan lokasi, melainkan perubahan kondisi eksistensi: entitas astral harus membentuk representasi fisik yang cukup kohesif untuk berfungsi di bawah hukum dunia manusia. Beberapa melakukannya dengan lancar karena sudah berlatih atau punya kemampuan alami yang membantu transisi. Yang lain butuh waktu, bantuan pihak ketiga, atau belajar dari cara yang paling tidak menyenangkan.

The Cost

Tidak ada yang gratis di crossing. Setiap kali entitas astral hadir di dunia manusia, ada harga yang harus dibayar—bukan sebagai hukuman, tapi sebagai cara kerja keseimbangan antara dua lapisan realitas yang berbeda.

The Cost punya dua dimensi: waktu (semakin lama di dunia manusia, semakin besar drain-nya) dan manifestasi (semakin nyata kehadiran mereka—semakin banyak yang bisa melihat, mendengar, atau berinteraksi—semakin mahal harganya). Mau lebih visible, bayar lebih mahal dan/atau waktunya jadi lebih singkat. Mau hemat, harus lebih tersembunyi.

Untuk crossing permanen, ada toll awal saat crossing pertama: sebagian energi dasar yang membentuk keberadaan mereka tertinggal di sisi lain. Bisa berupa hilangnya akses ke kemampuan tertentu, koneksi ke dunia astral yang melemah, potongan ingatan, atau fragmentasi identitas. Harga itu sudah ditetapkan jauh sebelum ada yang mencoba membayarnya.

Catatan Arsiparis

Pertanyaan tentang apakah Batas Antara bisa dihancurkan sepenuhnya sudah ada sejak lama. Jawabannya, sejauh yang bisa dikonfirmasi, adalah tidak—karena ia bukan konstruksi yang dibuat, melainkan kondisi yang lahir dari perbedaan mendasar antara dua jenis keberadaan. Kamu tidak bisa menghapus perbedaan. Kamu hanya bisa belajar cara hidup di tepinya.

// Entitas—005
RAS &
PEKERJAAN
Kategori: Lore Entitas · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Dua dunia, dua jenis penghuni—tapi garis di antara mereka tidak selalu sejelas yang terlihat. Yang membedakan bukan hanya asal atau substansi, tapi seberapa jauh masing-masing bisa melampaui batas yang sudah ditetapkan untuk mereka.

Manusia

Secara teknis, manusia adalah satu-satunya makhluk yang memang dirancang untuk hidup di lapisan realitas ini secara penuh—berbeda dari hewan dan tumbuhan yang ada di dalamnya, manusia punya kapasitas kesadaran dan kehendak yang membuat mereka unik di dunia ini. Tapi "manusia" bukan kategori yang sempit. Di dalamnya ada spektrum yang lebih luas dari yang terlihat di permukaan.

Sebagian besar manusia tidak menyadari keberadaan dunia astral sama sekali. Bukan karena tidak ada—tapi karena indra mereka tidak dikalibrasi untuk mendeteksinya, dan kehidupan sehari-hari tidak memberikan alasan untuk mempertanyakannya. Mereka hidup, bekerja, berhubungan satu sama lain, dan mati tanpa pernah bersinggungan langsung dengan sisi lain. Ini bukan kekurangan. Ini memang desainnya.

Tapi ada sebagian kecil yang berbeda.

Tipe 01
Manusia Biasa
Mayoritas. Tidak punya akses ke sisi astral, tidak mendeteksi keberadaan makhluk gaib kecuali dalam kondisi yang sangat ekstrem. Sering kali justru mereka yang paling aman—karena yang tidak terlihat tidak akan mengganggu mereka secara langsung.
Tipe 02
Sensitif
Manusia dengan ketajaman persepsi di atas rata-rata. Bisa menangkap sinyal dari sisi astral: perasaan, kehadiran, kadang bayangan, kadang suara. Tidak semuanya menyadari bahwa ini bukan imajinasi. Tidak semuanya ingin tahu lebih jauh.
Tipe 03
Medium / Peka
Tingkat lebih lanjut dari sensitif. Interaksi mereka dengan sisi astral lebih konsisten dan lebih sadar. Beberapa bisa berkomunikasi secara terbatas. Keberadaan mereka diketahui di kedua sisi—dan tidak semuanya merasa nyaman dengan perhatian itu.
Tipe 04
Berdarah Campuran
Manusia dengan leluhur atau ikatan langsung ke dunia astral. Kondisi ini langka, sering tidak disadari, dan biasanya baru termanifestasi dalam kondisi tertentu. Status mereka di kedua dunia ambigu—tidak sepenuhnya diakui di satu sisi, tidak sepenuhnya diterima di sisi lain.

Makhluk Gaib

Penghuni dunia astral jauh lebih beragam dari yang bisa dirangkum dalam satu daftar. Ini bukan klasifikasi lengkap—ini hanya gambaran umum dari kategori-kategori yang paling sering bersinggungan dengan dunia manusia, baik karena pilihan mereka sendiri, maupun karena tugas.

Kategori 01
Malaikat
Diciptakan dari cahaya, tunduk penuh pada kehendak Pencipta. Tidak punya otonomi untuk membangkang, dan tidak punya keinginan untuk melakukannya. Kehadiran mereka di dunia manusia selalu punya tujuan. Paling sulit didekati—bukan karena berbahaya, tapi karena frekuensi keberadaan mereka terlalu jauh dari jangkauan entitas lain.
Kategori 02
Jin
Diciptakan dari api tanpa asap, diberi kehendak bebas seperti manusia. Spektrum mereka luas: ada yang taat, ada yang tidak, ada yang tidak peduli dengan kategori itu. Kelompok terbesar yang secara aktif berinteraksi dengan dunia manusia—sebagian karena penasaran, sebagian karena kepentingan, sebagian karena sudah terlanjur terlibat dan tidak tahu cara keluar.
Kategori 03
Arwah
Bekas manusia. Jiwa yang pernah hidup di dunia manusia dan belum atau tidak berpindah ke lapisan berikutnya. Membawa ingatan, kebiasaan, dan kadang trauma dari kehidupan sebelumnya. Yang sudah cukup lama di antara dua dunia bisa hampir tidak bisa dibedakan dari manusia—kecuali satu hal: mereka tidak bisa punya tubuh fisik.
Kategori 04
Entitas Primordial
Makhluk-makhluk tua yang keberadaannya mendahului kategorisasi apapun. Ada sebelum sistem, sebelum nama, sebelum ada yang repot-repot mencatat. Tidak semuanya masih aktif atau masih kohesif sebagai individu. Yang masih ada cenderung tidak terlalu terlibat—dan ketika mereka terlibat, itu biasanya bukan pertanda baik untuk semua pihak.
Kategori 05
Makhluk Mitologi
Naga, peri, mermaid, feniks, dan ratusan kategori lain yang pernah muncul dalam folklore manusia di seluruh dunia. Semua itu nyata. Rekam jejak mereka sengaja ditinggalkan—meski versi yang sampai ke catatan manusia tidak selalu akurat. Hidup dalam komunitas masing-masing dengan budaya dan hierarki sendiri.
Kategori 06
Outer Being
Entitas yang berasal dari lapisan dimensi di luar yang akrab dikenal manusia—atau bahkan di luar yang dikenal sebagian besar makhluk astral sekalipun. Dunia gaib berlapis, dan tidak semua lapisan itu ramah terhadap pemahaman yang konvensional. Outer Being hidup di lapisan-lapisan yang lebih dalam, lebih jauh, atau lebih asing dari itu. Wujud mereka bisa sangat abstrak—sulit diproses bahkan oleh entitas astral biasa—atau justru terlihat hampir seperti manusia, tapi ada sesuatu yang tidak tepat, sesuatu yang susah diidentifikasi tapi langsung terasa. Sistem yang mereka anut pun bisa berbeda total: hierarki, logika, bahkan konsep waktu yang tidak selalu paralel dengan yang berlaku di sini. Kalau makhluk astral lain terasa jauh, Outer Being terasa seperti datang dari arah yang berbeda sepenuhnya.

Wargantara

Wargantara adalah sebutan bagi makhluk astral yang memilih untuk hidup di dunia manusia secara permanen atau semi-permanen. Ini bukan ras—ini kondisi. Siapapun dari kategori makhluk gaib di atas bisa menjadi Wargantara, asalkan memenuhi syarat yang berlaku.

Status & Konsekuensi

Menjadi Wargantara bukan hanya soal memilih untuk tinggal. Ada kondisi-kondisi yang harus terpenuhi—baik yang disadari maupun yang tidak—sebelum seseorang bisa benar-benar disebut dengan nama itu.

  • Crossing harus dilakukan secara sadar dan dengan kehendak sendiri—tidak ada yang bisa dipaksa menjadi Wargantara tanpa mengetahuinya.
  • Keberadaan di dunia manusia harus bersifat menetap atau semi-permanen—mereka yang hanya berkunjung, yang datang dan pergi tanpa niat tinggal, tidak masuk dalam kategori ini.
  • Entitas harus terdaftar di sistem Astral Realm Authority. Crossing tanpa registrasi secara teknis ilegal—dan konsekuensinya bervariasi tergantung siapa yang menemukan dan seberapa banyak masalah yang ingin mereka buat hari itu.

Hak & Kewajiban

Wargantara yang terdaftar secara resmi mendapat perlindungan dari Astral Realm Authority di kedua sisi—artinya ada badan yang secara teoritis bertanggung jawab atas keselamatan mereka, dan ada jalur resmi untuk mengajukan komplain jika sesuatu berjalan salah. Seberapa efektif perlindungan itu dalam praktiknya adalah pertanyaan lain.

Di sisi kewajiban, mereka terikat oleh kontrak yang ditandatangani saat registrasi: tidak mengungkap keberadaan dunia astral secara sembarangan kepada manusia yang tidak punya kapasitas untuk menerimanya, tidak menggunakan kemampuan astral untuk mengganggu keseimbangan dunia manusia secara signifikan, dan melaporkan diri jika kondisi keberadaan mereka berubah drastis. Aturan-aturan ini ada di atas kertas. Kepatuhan terhadapnya adalah urusan masing-masing individu.

Catatan Arsiparis

Daftar ini tidak lengkap dan tidak dimaksudkan untuk lengkap. Dunia astral terlalu luas untuk dirangkum. Yang tercantum di sini adalah yang paling relevan untuk dipahami dalam konteks interaksi antara dua dunia—sisanya, kamu akan temukan sendiri kalau sudah cukup lama berada di sini.

Pekerjaan

Tidak ada batasan pekerjaan—Wargantara maupun entitas astral yang hadir di dunia manusia bisa menjalani hampir semua profesi. Di dunia manusia, yang paling umum adalah seniman dan kreator konten, tenaga medis, akademisi, pelaku bisnis, aparat hukum, sampai pekerja lepas tanpa afiliasi. Di dunia astral, peran yang umum ada: penjaga dan pelindung wilayah, pedagang dan perantara, arsiparis, pemuka dan administrator, praktisi ritual, serta kurir lintas dunia. Pekerjaan yang tercantum di AR-CID hanya jabatan resmi terdaftar—apa yang benar-benar dilakukan sehari-hari bisa sangat berbeda.

// Sandbox Guide—007
PENGANTAR
SANDBOX
Kategori: Sandbox Guide · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Wargantara adalah collaborative universe berkonsep lore sandbox—dunia bersama yang dibangun secara kolektif dan terbuka untuk siapapun. Panduan ini ada untuk menjaga konsistensi lore agar tidak ada karakter yang merusak apa yang sudah dibangun bersama.

Wargafana & Universe Ini

Semua Wargafana sudah secara otomatis menjadi bagian dari universe ini sebagai manusia—penghuni dunia manusia yang mungkin menyadari atau tidak menyadari keberadaan makhluk astral di sekitar mereka. Tidak perlu AR-CID, tidak perlu OC, tidak perlu melakukan apapun. Kamu sudah ada di sini.

Membuat OC adalah pilihan bebas bagi yang ingin terlibat lebih dalam di sisi sandbox-nya. OC berdiri sendiri sebagai karakter terpisah—bukan representasi diri kamu sebagai Wargafana.

Rules Umum Sandbox

  • OC tidak boleh diklaim sebagai bagian resmi lore tanpa persetujuan tim
  • OC tidak boleh membatalkan atau menimpa elemen lore yang sudah berstatus canon
  • Interaksi OC dengan talent dalam karya harus bersifat fiksi—bukan representasi kenyataan
  • OC tidak bisa berstatus Wargantara—reserved untuk talent. Lihat Ras & Karakter untuk detail status keberadaan
  • Headcanon boleh dibagikan, tapi harus ditandai jelas—jangan presentasikan sebagai fakta lore. Gunakan label seperti "headcanon" atau "interpretasi pribadi"
  • Crossover OC antar sesama fan diperbolehkan selama tidak melanggar lore canon. Fanfic yang melibatkan talent dalam setting lore harus ditandai sebagai fiksi
  • Kalau ada perubahan besar pada canon yang mempengaruhi OC yang sudah ada, akan ada pengumuman terlebih dahulu
  • Kalau ada elemen yang masih ragu, tanyakan ke tim sebelum lanjut—jauh lebih mudah dari revisi besar di tengah jalan

Skala Arc Cerita

Arc berskala besar sangat boleh—konflik antar kerajaan, krisis di satu kawasan astral, peristiwa yang mempengaruhi satu komunitas semuanya valid. Yang perlu dihindari adalah skala yang terlalu general untuk satu OC: kiamat seluruh semesta, kejadian yang secara lore harusnya melibatkan semua pihak, atau plot yang menuntut karakter lain bereaksi seolah dunia mereka bergantung padanya. Kalau ingin elemen OC-mu dipertimbangkan masuk canon, bisa diajukan ke tim—ini perlu diskusi dan persetujuan, bukan sesuatu yang otomatis.

Catatan Arsiparis

Kebebasan konsep karakternya cukup luas—inspirasi dari entitas SCP, eldritch horror, mitologi niche, atau apapun yang tidak umum sekalipun bisa masuk, selama kohesif dengan dunia yang sudah ada. Yang penting bukan dari mana inspirasinya, tapi bagaimana karakter itu bisa hidup di dalam universe ini tanpa merusak yang lain.

// Sandbox Guide—008
PANDUAN
OC
Kategori: Sandbox Guide · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Konsep & Batasan

Konsep karakternya bebas seluas-luasnya—fallen angel, makhluk eldritch, entitas SCP-inspired, mitologi niche, atau apapun yang tidak umum sekalipun semuanya valid, selama kohesif dengan dunia yang ada. Yang penting bukan dari mana inspirasinya, tapi bagaimana karakter itu bisa hidup di dalam universe ini tanpa merusak yang lain.

Yang tidak boleh: klaim identitas canon—membawa nama, identitas, atau peran figur yang sudah punya cerita sendiri di luar universe ini (nama-nama deities, nama-nama malaikat, nama-nama iblis, dll). Keterkaitan samar tetap boleh—halfblood, keturunan jauh, eks-bawahan—asalkan tidak membawa klaim atas kekuatan atau otoritas figur aslinya. Titel boleh, otoritasnya tidak.

OC Manusia

Manusia biasa, sensitif, medium/peka, sampai berdarah campuran semuanya tersedia. Karakter manusia tidak bisa menjadi Wargantara—tapi bisa berinteraksi dengan entitas astral, punya hubungan dengan makhluk dari sisi gaib, atau memiliki ketajaman indera di atas rata-rata.

Status Keberadaan

Wargantara — Reserved untuk Talent

Wargantara adalah makhluk astral yang hadir di dunia manusia secara penuh dan permanen—sudah crossing secara sadar, tercatat di ARA, keberadaannya menetap tanpa batasan waktu. Status ini hanya untuk talent Wargantara. OC fan tidak bisa mengklaim ini.

OC fan sangat boleh menjadi makhluk astral yang melakukan semi-permanent crossing—hadir di dunia manusia dengan batasan. Bukan Wargantara, tapi tetap punya ruang cerita yang kaya. Bentuk kehadiran yang valid untuk OC:

  • Hadir sebagai penampakan samar—hanya bisa dirasakan mereka yang sensitif, cost rendah, interaksi sangat terbatas
  • Hadir secara parsial—bisa dilihat sebagian orang, interaksi terbatas, cost lebih besar
  • Hadir secara penuh tapi sementara—bisa dilihat, didengar, dan disentuh semua orang, cost tertinggi, durasi paling singkat
  • Terikat kondisi tertentu—waktu, tempat, fase bulan, kontrak, atau hal lain yang menentukan kapan dan seberapa nyata mereka bisa hadir

The Cost kehadiran mereka punya dua dimensi: waktu (semakin lama, semakin besar drain-nya) dan manifestasi (semakin nyata—semakin banyak yang bisa melihat, mendengar, atau berinteraksi—semakin mahal). Untuk mekanisme lengkapnya, baca Batas Antara → The Cost.

StatusKehadiranTersedia untuk OC?
WargantaraPermanen, 24/7, tanpa batas waktuTalent Only
Semi-Permanent CrossingTerbatas waktu & manifestasi, selalu ada costBoleh
ManusiaPenghuni dunia manusia secara penuhBoleh
Murni Astral (tanpa crossing)Hanya di sisi astralBoleh

Membangun OC

SC Level dan SC Code ditentukan sendiri—selama mengikuti batasan yang berlaku. OC astral yang melakukan crossing wajib punya dua elemen: Crossing Reason (mengapa karaktermu menyeberang—tidak ada jawaban yang salah) dan The Cost (apa yang dibayar, dengan dua dimensi: waktu dan manifestasi).

SC Level

LevelNamaTersedia untuk OC
L1Public RecordBebas
L2Limited AccessBebas
L3RestrictedPerlu Justifikasi Lore
L4High Clearance ⚠Slot Terbatas — Autentikasi Tim
L5Classified ⚠Reserved Talent
L0Beyond Registry ✕Tidak Ada

SC Code

KodeStatusTersedia untuk OC
SC-01No SurveillanceYa
SC-02Passive MonitorYa
SC-03Active MonitorYa
SC-04Restricted Movement ⚠Hanya via Arc Cerita
SC-05Containment ⚠Bukan Starting Point

Catatan Arsiparis

Kalau ada yang masih bingung soal apakah konsep OC-mu masuk dalam batas yang diizinkan atau tidak—tanya dulu sebelum lanjut. Jauh lebih mudah mendiskusikannya di awal daripada harus revisi besar-besaran di tengah jalan.

// Entitas & Sistem—009
AR-CID
SYSTEM
Kategori: Sistem · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

AR-CID—Astral Realm Citizen Identification—adalah dokumen identitas resmi yang dikeluarkan oleh Astral Realm Authority untuk setiap entitas yang terdaftar. Bukan sekadar kartu. Ini adalah bukti bahwa keberadaanmu diakui oleh sistem—bahwa kamu ada, tercatat, dan punya tempat di dalam struktur yang mengatur dua dunia.

Entitas tanpa AR-CID secara teknis tidak ada dalam catatan ARA. Ini bukan berarti mereka tidak bisa bergerak—tapi berarti tidak ada yang bertanggung jawab atas mereka jika sesuatu berjalan salah, dan tidak ada jalur resmi yang bisa mereka gunakan jika butuh bantuan. Bagi sebagian entitas, ini bukan masalah. Bagi yang lain, ini alasan yang cukup untuk mendaftar.

Komponen AR-CID

KomponenKeterangan
Display NameNama yang digunakan di dunia manusia. Boleh berbeda jauh dari nama asli, dan biasanya memang demikian.
Legal NameNama resmi dalam catatan ARA. Pada beberapa ras, ini bukan nama yang diucapkan dengan suara.
Date of OriginTanggal lahir, tanggal penciptaan, atau tanggal pertama kali keberadaan entitas tercatat. Untuk entitas yang sangat tua, kolom ini kadang hanya berisi perkiraan abad.
GenderSistem gender di dunia astral tidak identik dengan sistem manusia. ARA menggunakan kategorinya sendiri, dan entitas bebas mendaftarkan apa yang paling mendekati kondisi mereka.
RaceRas utama dan sub-ras jika ada. Beberapa entitas dengan latar campuran mendaftarkan lebih dari satu.
OccupationJabatan resmi yang terdaftar, maksimal dua baris. Tidak harus mencerminkan semua yang dilakukan entitas tersebut sehari-hari.
AINAstral Identification Number. Nomor unik dengan format AR-XXXX-XXXX-XXXX. Satu-satunya komponen yang tidak bisa diubah setelah diterbitkan.
SC LevelSecurity Clearance Level yang ditetapkan ARA, dari L1 hingga L5.
SC CodeStatus pengawasan aktif yang berlaku untuk entitas tersebut saat ini.

Astral Identification Number (AIN)

AIN adalah kode unik 12 karakter yang dibagi dalam tiga segmen, masing-masing terdiri dari kombinasi angka dan huruf kapital yang di-generate secara acak oleh sistem ARA saat pendaftaran pertama kali dilakukan. Tidak ada logika yang bisa dibaca dari kodenya—tidak ada yang bisa menebak informasi tentang entitas hanya dari melihat AIN mereka, dan memang itu yang diinginkan.

Format lengkapnya adalah AR-XXXX-XXXX-XXXX, di mana "AR" adalah prefiks tetap yang menandakan dokumen ini diterbitkan oleh Astral Realm Authority. AIN tidak bisa diubah, tidak bisa dipindahtangankan, dan tidak kedaluwarsa. Jika kartu fisiknya hilang, AIN tetap ada dalam sistem—dan proses penerbitan ulang hanya butuh verifikasi identitas di kantor ARA terdekat.

Contoh AIN

AR-25XD-64NA-065T—milik Takahi Soren (Muzakiel). Seperti semua AIN, segmen-segmennya tidak mengandung informasi yang bisa didekode. Keunikannya hanya terletak pada fakta bahwa tidak ada dua entitas yang memiliki kode yang sama.

Pembaruan & Revisi

Sebagian besar komponen AR-CID bisa diperbarui melalui pengajuan resmi ke ARA—nama, pekerjaan, bahkan ras dalam kasus tertentu. Yang tidak bisa diubah hanyalah AIN dan tanggal penerbitannya. Perubahan SC Level dan SC Code tidak diajukan oleh entitas sendiri—keduanya ditetapkan dan direvisi unilateral oleh ARA berdasarkan evaluasi internal mereka.

// Entitas & Sistem—010
LEVELING
& SC
Kategori: Sistem · Status: Canon · Terakhir diperbarui: ????

Dua sistem yang berbeda, tapi sering disalahartikan sebagai satu hal yang sama: SC Level mengukur akses dan clearance—seberapa jauh entitas diizinkan masuk ke dalam struktur ARA. SC Code mengukur status pengawasan—seberapa besar perhatian yang sedang diarahkan ke entitas tersebut. Keduanya ditetapkan oleh ARA, dan keduanya bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya jika ARA merasa ada alasan yang cukup.

Tidak ada yang "naik level" dengan sendirinya seiring waktu. Tidak ada sistem pengalaman, tidak ada progress bar. ARA mengevaluasi entitas berdasarkan sejarah, kapabilitas, dan dalam beberapa kasus, hal-hal yang tidak sepenuhnya bisa dijelaskan secara transparan. Hasilnya adalah angka yang tercantum di AR-CID—dan angka itu berlaku sampai ARA memutuskan sebaliknya.

SC Level—Security Clearance

SC Level menentukan seberapa jauh akses resmi yang dimiliki entitas dalam sistem ARA—informasi apa yang bisa diakses, fasilitas mana yang bisa digunakan, dan posisi apa yang bisa dipegang.

LevelNamaAkses & Implikasi
L1Public Record Entitas terdaftar dengan akses publik standar. Informasi dasar tercatat dan bisa diverifikasi. Pergerakan bebas, tidak ada restriksi khusus.
L2Limited Access Akses ke beberapa fasilitas dan database internal ARA yang tidak tersedia untuk umum. Biasanya dimiliki entitas yang bekerja dengan atau di sekitar struktur resmi.
L3Restricted Akses ke informasi dan area yang dikategorikan sensitif. Entitas di level ini sudah dalam radar ARA secara aktif—bukan sebagai ancaman, tapi sebagai aset yang perlu dipantau. Butuh justifikasi lore yang solid.
L4High Clearance ⚠ Terkait langsung dengan operasional inti ARA. Slot terbatas—jumlah entitas yang bisa memegang level ini dibatasi secara sistem. Kode L4 dikunci di AR-CID dan hanya bisa ditetapkan melalui autentikasi resmi. Tidak bisa diisi lewat jalur biasa.
L5Classified ⚠ Level pengawas. Setara dengan posisi seperti Muzakiel—mereka yang secara struktural berada di puncak hierarki ARA dan memiliki visibilitas penuh ke seluruh sistem. Kode terkunci di sistem, hanya bisa ditetapkan melalui autentikasi resmi. Reserved untuk talent.
L0Beyond Registry ✕ Di luar sistem sepenuhnya. Entitas L0 tidak terdaftar bukan karena tidak diketahui, tapi karena melampaui kapasitas ARA untuk mengategorikan atau mengontrol mereka. Termasuk figur-figur yang secara canon memiliki otoritas di atas struktur ARA itu sendiri.

SC Code—Surveillance Class

SC Code adalah status pengawasan aktif yang berlaku untuk entitas saat ini. Berbeda dari SC Level yang relatif stabil, SC Code bisa berubah lebih cepat—naik jika ARA mendeteksi sesuatu yang memerlukan perhatian lebih, turun jika situasi dinilai sudah terkendali.

KodeStatusArtinya dalam Praktik
SC-01No Surveillance Tidak ada pemantauan aktif. Entitas dianggap tidak menimbulkan risiko dan tidak memerlukan perhatian khusus dari ARA. Kondisi paling umum untuk entitas L1–L2.
SC-02Passive Monitor Ada catatan aktif di sistem, tapi tidak ada tindakan langsung. ARA memantau dari jauh—data dikumpulkan, tapi tidak ada agen yang secara aktif mengikuti pergerakan entitas.
SC-03Active Monitor Pemantauan aktif. Pergerakan dicatat secara real-time, dan ada pihak di dalam ARA yang memperhatikan. Entitas dengan SC-03 tidak selalu tahu mereka sedang dipantau—tapi yang sudah cukup lama di sistem biasanya bisa merasakannya.
SC-04Restricted Movement ⚠ Pergerakan dibatasi secara resmi. Entitas dengan status ini tidak bisa berpindah antara dua dunia tanpa izin eksplisit ARA, dan dalam beberapa kasus tidak bisa meninggalkan area tertentu. Hanya bisa didapat melalui alur cerita yang disetujui.
SC-05Containment ⚠ Status darurat. Entitas dalam penahanan aktif ARA atau dianggap cukup berbahaya untuk dikenai protokol pengendalian penuh. Bukan starting point untuk karakter apapun.

Untuk Pembuat Karakter

SC Level dan SC Code karakter OC-mu ditentukan sendiri—selama mengikuti batasan yang ada. L1–L2 bebas diambil. L3 boleh dengan alasan lore yang masuk akal. L4 ke atas dan SC-04 ke atas tidak tersedia. Kalau ragu dengan kombinasi yang kamu pilih, cek dulu di halaman Batasan Karakter atau tanyakan ke tim sebelum lanjut.

// Sandbox Guide—012
FAQ
Kategori: Panduan · Status: Diperbarui · Terakhir diperbarui: ????

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul—dikumpulkan supaya tidak perlu dijawab satu per satu terus. Kalau pertanyaanmu tidak ada di sini, cek halaman Batasan Karakter dulu sebelum tanya ke tim.

Tentang Wargantara

Wargantara adalah lore sandbox dan collaborative universe—sebuah dunia fiksi bersama yang dibangun secara kolektif oleh talent dan komunitas. Talent Wargantara berperan sebagai karakter yang eksis di dalam lore ini: makhluk astral yang sudah crossing ke dunia manusia dan memilih hidup di dalamnya sebagai content creator.

Yang membedakan Wargantara dari kebanyakan grup VTuber lain adalah bahwa lore-nya bukan sekadar backstory individual. Universe ini terbuka—komunitas bisa ikut membangun cerita, membuat OC, dan menjadi bagian dari dunia yang sama dengan talent. Tidak ada satu narasi tunggal yang didikte dari atas. Semuanya tumbuh bersama.
Enggak, sama sekali tidak wajib.

Semua Wargafana sudah secara otomatis menjadi bagian dari universe ini sebagai manusia—penghuni dunia manusia yang mungkin menyadari atau tidak menyadari keberadaan makhluk astral di sekitar mereka. Tidak perlu AR-CID, tidak perlu OC, tidak perlu melakukan apapun. Kamu sudah ada di sini.

OC adalah pilihan bebas bagi yang ingin terlibat lebih dalam di sisi sandbox-nya. Dan kalau mau bikin OC, OC itu berdiri sendiri sebagai karakter terpisah—bukan representasi dirimu sebagai Wargafana.
Bukan. ARG biasanya punya struktur puzzle, narasi tersembunyi yang perlu dipecahkan, dan tujuan akhir yang bisa "diselesaikan". Wargantara tidak bekerja seperti itu.

Ini adalah collaborative fiction—dunia yang dibangun bersama, bukan permainan yang perlu dimenangkan. Tidak ada kode rahasia yang perlu dipecahkan, tidak ada akhir cerita yang tersembunyi, dan tidak ada yang perlu "ditemukan" di luar apa yang memang sudah ada. Lore-nya nyata dalam batas universe-nya sendiri, tapi tidak dirancang untuk menipu siapapun tentang apa yang fiksi dan apa yang bukan.

Umum

Wargantara adalah sebutan untuk makhluk astral yang memilih tinggal di dunia manusia secara permanen atau semi-permanen. Ini bukan ras—ini kondisi. Siapapun dari kategori makhluk gaib bisa menjadi Wargantara, asalkan crossingnya dilakukan secara sadar, keberadaannya bersifat menetap, dan sudah terdaftar di Astral Realm Authority.
Lore Wargantara mengambil inspirasi dari berbagai tradisi—termasuk konsep-konsep dari teks keagamaan dan folklore dunia—tapi tidak mewakili atau mengklaim kebenaran dari tradisi manapun secara spesifik. Elemen seperti jin, malaikat, dan barzakh digunakan sebagai fondasi fiksi, bukan pernyataan teologis.
Ya. Beberapa bagian masih dalam pengembangan dan bisa direvisi. Bagian yang sudah berstatus Canon relatif stabil, tapi penambahan detail tetap bisa terjadi. Kalau ada perubahan besar yang mempengaruhi OC yang sudah ada, akan ada pengumuman terlebih dahulu.

OC & Karakter

Semua kategori ras terbuka—dari manusia biasa, jin, arwah, makhluk mitologi, sampai entitas primordial. Yang tidak boleh adalah klaim identitas canon: tidak boleh main sebagai figur yang sudah punya nama dan cerita sendiri di luar universe ini (Zeus, Gabriel, dll). Untuk detail lengkapnya, cek Sandbox Guide → Ras & Karakter.
Boleh. Manusia biasa, sensitif, medium/peka, sampai berdarah campuran semuanya tersedia. Karakter manusia tidak bisa menjadi Wargantara—tapi bisa berinteraksi dengan entitas astral, punya hubungan dengan makhluk dari sisi gaib, atau memiliki ketajaman indera yang membuatnya lebih dari sekadar orang biasa.
Tidak. Status Wargantara—makhluk astral yang hadir di dunia manusia secara penuh dan permanen—hanya untuk talent Wargantara. Secara lore, status ini tidak bisa diraih sembarangan dan reserved untuk mereka yang sudah verified di sistem.

OC fan sangat boleh menjadi makhluk astral yang melakukan semi-permanent crossing—hadir di dunia manusia dengan batasan waktu dan manifestasi. Bukan Wargantara, tapi tetap punya ruang cerita yang sangat kaya. Detail ada di Panduan OC → Status Keberadaan dan/atau Batas Antara → The Cost.
Tidak ada ukuran pasti—tapi harus terasa nyata dalam cerita. The Cost punya dua dimensi: waktu (semakin lama di dunia manusia, semakin besar drain-nya) dan manifestasi (semakin nyata kehadiran karaktermu—semakin banyak yang bisa melihat, mendengar, atau berinteraksi—semakin mahal harganya). Tradeoff itulah yang membuat pilihan untuk tetap hadir jadi bermakna. Untuk mekanisme lengkapnya, baca Batas Antara → The Cost.
L1 dan L2 bebas diambil tanpa syarat. L3 boleh, tapi butuh latar belakang lore yang masuk akal—bukan sekadar karena ingin karakter yang terasa "kuat". L4 ke atas adalah slot terbatas yang kodenya dikunci di sistem AR-CID—bahkan kalau dipaksakan pun tidak bisa diisi tanpa autentikasi resmi dari tim.
Boleh, tapi harus samar. Keterkaitan seperti halfblood, keturunan jauh, atau eks-bawahan diizinkan—asalkan koneksinya tidak membawa klaim atas kekuatan atau otoritas figur aslinya. Nama-nama canon disarankan untuk disensor atau tidak digunakan sama sekali jika dirasa lebih baik begitu.
Boleh. Kejatuhan seorang malaikat bisa terjadi dengan berbagai cara—mengikuti figur tertentu, dipecat karena suatu pelanggaran, atau jatuh karena serangkaian keputusan yang menjauhkan mereka dari fungsi aslinya. Semua itu ruang yang valid untuk cerita OC.

Yang tidak boleh adalah menjadikan karaktermu sebagai pelaku utama dari peristiwa yang sudah tertulis secara canon di luar universe ini.
Boleh—dengan catatan. Konflik antar kerajaan, krisis di satu kawasan astral, peristiwa yang mempengaruhi satu komunitas—semua itu valid dan bisa jadi arc yang kuat.

Yang perlu dihindari adalah skala yang terlalu general untuk satu karakter OC—kiamat besar seluruh dunia, kejadian yang secara lore harusnya melibatkan semua pihak, atau plot yang menuntut karakter lain bereaksi seolah dunia mereka bergantung padanya. Kalau arc-mu butuh seluruh universe untuk tunduk, kemungkinan besar perlu diskalakan ulang.

AR-CID & Sistem

Bisa. Karakter manusia yang cukup dalam keterlibatannya dengan dunia astral—terutama yang punya akses ke sistem ARA atau berinteraksi rutin dengan entitas terdaftar—bisa memiliki AR-CID. Kolom Race pada dokumen mereka diisi Human.
AIN (Astral Identification Number) adalah kode unik dengan format AR-XXXX-XXXX-XXXX yang di-generate otomatis saat pendaftaran. Ini satu-satunya komponen AR-CID yang tidak bisa diubah sama sekali—bahkan jika kartu fisiknya hilang, AIN tetap ada dalam sistem.
Tidak. SC Level mengukur akses dan clearance—seberapa jauh entitas diizinkan masuk ke dalam struktur ARA. SC Code mengukur status pengawasan aktif saat ini—seberapa besar "perhatian" yang diarahkan ke entitas tersebut. Keduanya ditetapkan oleh ARA dan bisa berubah kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Bener—L5 dan L0 memang bukan sesuatu yang bisa "didapat". L5 reserved untuk talent, dan L0 bukan gelar yang diberikan tapi kondisi yang ada karena entitas tersebut secara literal berada di luar kapasitas sistem ARA untuk mengategorikannya. Tidak ada proses pendaftaran untuk itu.

L4 berbeda. Slot-nya terbatas dan kodenya dikunci di sistem AR-CID, tapi bukan berarti tidak mungkin sama sekali—hanya tidak bisa diklaim sendiri. Cara satu-satunya adalah melalui autentikasi resmi dari tim, yang biasanya terjadi dalam konteks keterlibatan aktif dalam lore atau cerita yang sudah berjalan. Kalau karaktermu organik berkembang ke arah sana dan ada alasan lore yang kuat, bisa diajukan dan didiskusikan dengan tim. Tapi ini bukan sesuatu yang bisa di-grind atau di-request begitu saja.
Secara lore, bisa—tapi ada konsekuensinya. Entitas tanpa AR-CID tidak ada dalam catatan ARA: tidak ada perlindungan resmi, tidak ada jalur bantuan, dan crossing tanpa registrasi secara teknis ilegal. Ini bisa jadi elemen cerita yang menarik, tapi perlu dipikirkan implikasinya dalam konteks interaksi dengan sistem yang ada.

Pertanyaan Lain?

Kalau ada yang belum terjawab di sini, cek dulu halaman Panduan OC sebelum menghubungi tim. Kemungkinan besar jawabannya sudah ada di sana—dan kalau tidak, berarti memang perlu didiskusikan lebih lanjut.